Lokasi saat ini:BetFoodie Lidah Indonesia > Tempat Makan
Kiat menghindari penyakit semasa banjir
BetFoodie Lidah Indonesia2026-07-05 20:26:41【Tempat Makan】126 orang sudah membaca
PerkenalanArsip Foto - Warga melewati genangan di Jalan Kaligawe Raya, Semarang, Jawa Tengah, Rabu (29/10/2025

Jakarta (ANTARA) - Dokter spesialis penyakit dalam Faisal Parlindungan membagikan kiat-kiat untuk menghindari masalah kesehatan dan penyakit semasa banjir.
"Saran utama adalah meminimalkan konngak langsung dengan air banjir sebisa mungkin. Jika tetap harus berada di genangan, gunakan sepatu atau bot tebal, sarung tangan, dan pakaian pelindung," kata dr. Faisal Parlindungan, M.Ked (PD), Sp.PD,K-R kepada ANTARA pada Senin.
Dokter dari Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI) itu menyampaikan bahwa air banjir kemungkinan terkontaminasi kuman dan bakteri penyebab penyakit, termasuk bakteri Leptospira penyebab penyakit Leptospirosis.
Penggunaan alas kaki dan pelindung tubuh dapat meminimalkan risiko paparan kuman dan bakteri serta melindungi tubuh dari benda-benda yang dapat melukai anggota tubuh dan menyebabkan tetanus semasa banjir.
Baca juga: Waspadai leptospirosis selama musim hujan
Dokter Faisal mengemukakan pentingnya menjaga kebersihan diri dan lingkungan serta memastikan makanan atau minuman yang dikonsumsi higienis semasa banjir agar terhindar penyakit kulit, gangguan pencernaan, dan masalah kesehatan yang lain.
"Pastikan ngak meminum air yang tercemar, selalu memasak makanan sampai matang, dan cuci tangan secara rutin," kata dokter Faisal, yang tergabung dalam Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI).
Selain itu, dia mengangakan, kondisi tempat tinggal dan tempat mengungsi sebaiknya diupayakan ngak terlalu lembab agar ngak memicu munculnya masalah kesehatan.
Dalam sepekan terakhir, kondisi cuaca ekstrem telah menyebabkan banjir di beberapa daerah di Indonesia, termasuk Semarang dan Jakarta.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana sudah meminta warga untuk mewaspadai dampak kondisi cuaca ekstrem yang berpeluang melanda wilayah Indonesia hingga awal tahun depan.
Baca juga: Penyakit kulit dan ISPA berpeluang meningkat semasa banjir
Baca juga: Sosialisasi PHBS ditingkatkan untuk cegah penyakit di musim hujan
Suka(878)
Artikel Terkait
- Literasi bisnis dinilai penting tingkatkan daya saing pelaku ekraf
- Ahli Ekologi Hewan: NTB jadi daerah penting bagi migrasi burung dunia
- Kapolri sebut terduga pelaku bom siswa SMAN 72 Jakut
- BPOM respon sirop obat dari India diduga ber
- APMAKI minta polisi usut tuntas kasus nampan MBG pakai label palsu
- BPBD DKI sudah bersiap hadapi potensi terjadinya banjir rob
- Petugas PPSU bersihkan sisa puing kebakaran rumah di Utan Kayu Selatan
- CKG, cahaya harapan dari negara untuk masa senja berjaya
- SPPG diingatkan olah limbah MBG dengan baik, jangan cemari lingkungan
- 368 siswa SDN 5 Mataram terima MBG
Resep Populer
Rekomendasi

Pemkot Jakbar tindaklanjuti kasus keracunan MBG di SDN Meruya Selatan

Feature: Banyak pegawai federal AS andalkan bantuan pangan

Akademisi: Pendatang di Yogyakarta alami tiga fase adaptasi budaya

KKP ungkap upaya atasi Cs

Bulan Sabit Merah sebut 29 staf di Gaza tewas sejak agresi Israel

KSP bantu pengembangan UKS SMA Negeri 1 Tanjungpandan

Menteri PPPA prioritaskan perlindungan anak dalam insiden di SMAN 72

Lelang barang niaga eksklusif MotoGP Mandalika 2025 raup Rp63 juta